Fatwa Guru Mursyid

Haul Guru Ke-13 Tahun 2015

Hindari Kerusakan !

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Marilah kita mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang atas karunia dan hidayahNya kita diberi keseharan, kecerdasan berpikir dan kehidupan yang tenang. Kemudian kita sampaikan shalawat dan salam ke haribaan junjuan kita yang Khalis Mukhlisin Arwahul Muqaddasah Nabi Besar Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa sallam. Semoga kita mendapat syafaat di yaumil akhir nanti.

Salam ta’jim yang berkepanjangan pula kepada Ahli Silsilah Thariqatullah Thariqat Naqsyabandiyah serta Guru-guru yang Mursyid, dimana berkat ajaran beliau yang disampaikan kepada kita dan kita amalkan hingga saat ini, yang akhirnya kita dapat membedakan mana yang haq dan mana yang bathil.

Para undangan dan jamaah yang mulia dan dimuliakan Allah

Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu para undangan yang telah berkenan hadir atas undangan kami untuk memperingati Haul Guru Al-Mukarrom Saidi Syekh H. Amir Damsar Syarif Alam yang ke 13 tahun 2015. Beliau adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis Tanjung Morawa silsilah ke-35.

Sebelum saya melanjutkan sambutan dan fatwa, saya mengutip firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al Qur’an surat Al Isra’ ayat 16, yang artinya : “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. Al-Israa’: 16).

Ayat Al Qur’an diatas mengingatkan kita semua agar selalu taat dan mempedomani Al Qur’an dan Hadist agar kita selamat dunia akhirat.

Bapak Ibu yang mulia dan dimuliakan Allah

Kami bergembira mendengar bahwa para pengedar narkotika di Indonesia yang tertangkap dan kebanyakan bangsa asing pada tahun 2015 telah dijatuhi hukuman mati. Para pengedar narkotika ini jelas merupakan musuh Negara Republik Indonesia. Mereka jelas telah merusak jutaan orang generasi muda Indonesia dan puluhan ribu orang telah tewas akibat mengkonsumsi narkotika.

Kepala Badan Narkotika Nasional dalam acara di televisi baru-baru ini mengatakan bahwa para bandar dan pengedar narkotika berbangsa asing yang tertangkap terutama dari China dan Thailand. Mereka bukan pecandu bahkan tidak pernah memakai narkoba sama sekali. Sedangkan pengedar narkotika WNI adalah pemakai sekaligus pengedar. Ini menunjukkan bahwa bisa jadi ada misi-misi tertentu untuk menghancurkan Negara Republik Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah Muslim dan korbannya adalah para generasi muda. Mereka ini adalah pembunuh massal yang berencana dan merusak perekonomian rakyat Indonesia.

Oleh karena itu dalam kesempatan ini Saya dan kami semua para jama’ah Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis sudah pasti setuju dan sangat mendukung Pemerintah untuk dilaksakannya “hukuman mati” bagi bandar dan pengedar narkotika di Negara Republik Indonesia yang kita cintai ini. Bukan hanya itu saja, bagi pengedar narkotika dalam skala sedang dan kecil yang berada di desa-desa dan wilayah perkotaan juga hendaknya dihukum dengan hukuman seberat-beratnya karena mereka ini juga termasuk perusak dan pembunuh saudara sendiri sebangsa dan setanah air.

Para hadirin yang dimuliakan Allah

Musibah demi musibah terus melanda negeri kita tercinta di tahun 2015. Beberapa gunung berapi di Sumatera, Jawa, NTT, NTB dan Sulawesi telah mengalami erupsi. Beberapa wilayah terjadi gempa dan tanah longsor, terjadi kekeringan dan musibah lainnya. Bencana-bencana alam yang terjadi tersebut hendaknya kita sikapi dengan arif dan bijaksana sera berintrospeksi diri.

Selama lebih dari 3 bulan hampir seluruh wilayah di Indonesia telah di kepung asap, menyebabkan beberapa Bandar Udara di tutup. Tutupnya bandar udara ini berdampak luas, perdagangan nasional dan internasional terganggu, transportasi antar propinsi terganggu. Dan yang paling berbahaya adalah penyakit ISPA yang di derita oleh banyak rakyat bahkan sampai meninggal dunia akibat asap. Sekolah-sekolah dari mulai SD hingga SMA diliburkan sedikitnya selama 2 minggu merata di beberapa provinsi yang daerahnya terparah karena asap.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Menurut Saya hal ini sebagai akibat kurang tegasnya masyarakat, perusaahan dan petugas pemerintah menjalankan peraturan di lapangan. Kita patut bersedih bahwa penyebab asap di Indonesia adalah karena perbuatan puluhan perusahaan kehutanan dan perkebunan, baik asing maupun nasional yang membakar hutan. Selain itu, adanya Perda di beberapa provinsi yang mengijinkan pembukaan lahan dengan sistem ‘bakar terkendali’ perlu di tinjau kembali. Pemerintah harus melakukan tindakan tegas terhadap perusahaan-perusahaan asing, juga perusahaan nasional termasuk perorangan yang jelas-jelas telah merusak lingkungan hidup Negara kita.

Akibat musibah-musibah yang saya sebutkan tadi, jelas telah melumpuhkan perekonomian rakyat dan negara. Petani kehilangan mata pencaharian karena erupsi gunung merapi, kekeringan dan tanah longsor. Sementara kabut asap membuat aktivitas perdagangan lumpuh baik di desa, kota bahkan antar provinsi.

Para hadirin yang di rahmati Allah,

Paham Islam Liberal telah menyebar luas di kalangan masyarakat, tidak terkecuali para pemuka Agama Islam Indonesia. Penyebaran paham Islam Liberal intinya adalah berbicara tentang paham “persamaan agama”, bahwa semua agama itu adalah sama. Paham-paham yang salah dan bertentangan dengan aqidah Islam ini di promosikan dan di sebar-luaskan ke tengah masyarakat secara bebas, walaupun telah keluar fatwa MUI No: 7/MUNASVII/MUI/II/2005 yang menyatakan paham Islam Liberal adalah sesar dan menyesatkan.

Kami juga mencermati kontraversi paham Islam Nusantara. Walaupun paham ini oleh penggagasnya di maksudkan untuk menampilkan wajah Islam yang santun, yang berkembang selaras dengan budaya Indonesia. Namun kenyataan menunjukan munculnya kontraversi yang berkepanjangan antar ulama dalam menanggapi paham ini. Islam Nusantara seolah berlawanan dengan Islam yang dibawa Rasulullah. Apalagi beberapa tokoh Islam Nusantara justru mengeluarkan pernyataan yang kontraversial, yang sulit diterima oleh masyarakat awam yang beragam kemampuan ke-Islamannya. Kami sangat menyayangkan adanya penyataan tokoh ulama, yang seolah membenturkan antar bangsa Arab dan non-Arab, Budaya Arab dan Budaya Indonesia.

Kita semua tahu bahwa Rasulullah itu adalah bangsa Arab dan para sahabatnya sebagian besar juga bangsa Arab. Al Qur’an juga berbahasa Arab. Membenci bangsa Arab itu sama artinya dengan membenci Nabi Muhammad sekaligus Al Qur’an. Kondisi seperti ini justru memberi celah bagi musuh-musuh Islam, yang tidak mengingkan masyarakat Indonesia hidup dengan tenang. Wajar jika ada yang khawatir bahwa paham Islam Liberal yang telah dinyatakan sesat, akan memanfaatkan kontraversi ini dan menyusupi paham Islam Nusantara.

Bapak Ibu yang mulia dan dimuliakan Allah,

Paham Jaringan Islam Liberal yang telah dinyatakan sesat oleh MUI, harus kita bendung bersama karena jelas memecah belah umat Islam dan untuk melunturkan aqidah umat Islam. Sementara para ulama, tokoh masyarakat dan pemerintah hendaknya jeli dan cermat dalam menyampaikan gagasan maupun ide baru kepada masyarakat. Dalam kondisi saat ini, potensi konflik dan keresahan yang muncul akibat gagasan dan paham baru , harus menjadi perhatian kita semua.

Saya mengajak kita untuk meredam segala gejolak perpecahan, memberikan pemahaman yang utuh terhadap suatu gagasan, dan memberikan pernyataan yang menyejukkan umat. Dari dulu sudah ditanamkan ke dalam diri keyakinan bahwa agama Islam itu hanya satu yaitu Islamnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Demikian halnya ajaran Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis yang Saya pimpin, hanya mengenal Islam berdasarkan Al Qur’an dan Hadist Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

Oleh karena itu, Saya menghimbau kepada seluruh umat Islam khususnya jamaah Thariqat Naqsyandiyah Jabal Qubis agar berhati-hati untuk membeli dan mempelajari buku-buku Islam, majalah Islam, bulletin Islam. Jangan asal membeli buku tentang Islam tanpa melihat siapa penulisnya dan siapa yang menjadi tokoh sentral dalam tulisannya. Dan jangan juga terpengaruh dengan ucapan-ucapan para tokoh agama jika ucapannya sudah bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadist. Amalkanlah ajaran dzikir yang sudah Saya sampaikan dengan sungguh-sungguh dan rutin setiap hari. Niscaya akan dapat membendung masuknya paham yang tidak sesuai dalam pikiran kita.

Para hadiri yang Saya hormati,

Kondisi perekonomian dunia yang tidak menentu, telah menimbulkan kesulitan kehidupan masyarakat, sehingga muncul berbagai jenis kejahatan, korupsi, dsb. Kemiskinan juga menjadi ladang subur bagi berkembangnya radikalisme dan aksi terorisme. Banyak pemuda yang bergabung dengan gerakan radikal dan terorisme bukan karena alasan ideologi semata, tetapi juga demi memperoleh pendapat. Dalam hal ini Saya sangat mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan, seperti yang kami lakukan di Jabal Qubis. Kami percaya bahwa pembinaan keimanan umat akan lebih mudah jika tingkat ekonomi mereka semakin meningkat. Tentu saja hal ini perlu dibarengi dengan terciptanya rasa keamanan dan keadilan oleh aparat keamanan.

Para hadirin yang Saya hormati,

Pelaksaan perluasan dan renovasi bangunan-bangunan di Alkah Pusat terus berlanjut setiap tahunnya. Saat ini sedang berlangsung renovasi mesjid induk, kemudian bangunan tempat parkir kendaraan yang berada di seberang jalan gedung induk. Kesemuanya ini kamu lakukan adalah untuk kenyamanan para jamaah beribadah di Alkah Pusat saat bersuluk dan bertawajjuh. Dana untuk renovasi dan pembangunan tersebut seluruhnya bersumber dari swadaya jamaah.

Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah berpartisipasi baik moril maupun materil dalam pembangunan mesjid induk dan bangunan tempat parkir serta pembangunan-pembangunan lainnya.

Hadirin dan para jamaah yang di rahmati Allah,

Pada acara peringatan Haul Guru ke 13 tahun 2015 ini saya ingin menyampaikan beberapa pesan sebagai bahan pemikiran dan petunjuk bagi seluruh umat Islam yaitu:

  1. Jauhkan diri dari pergaulan bebas dan jauhkan diri dari orang-orang yang selalu mengkonsumsi narkoba, dan bertingkah laku yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Dekatilah orang-orang yang hatinya selalu mengingat Allah, sebagai teman yang baik. Dan jauhkan keluarga kita dari paham radikalisme dan terorisme.
  2. Kami mendukung dan sangat setuju dilaksanakan “hukuman mati” bagi bandar dan pengedar narkoba di Indonesia tanpa terkecuali apakah ia orang asing atau WNI. Mereka ini adalah musuh Negara dan harus diperangi. Mereka telah melakukan pembunuhan massal dan terencana terhadap rakyat Indonesia, disadarinya atau tidak telah merusak generasi muda penerus bangsa.
  3. Memburuknya perekonomian Indonesia menyebabkan semakin sulitnya kehidupan rakyat. Untuk itu Saya berharap kepada generasi muda Indonesia khususnya kepada jamaah Jabal Qubis agar dapat menciptakan lapangan kerja dan menciptakan produk-produk yang bermutu untuk diperdagangkan baik tingkat nasional maupun internasional.
  4. Para pejabat Pemerintah mulai dari Kepala Desa hingga Bupati, Walikota dan Gubernur hendaknya serius dalam menangani berbagai bencana, termasuk pembakaran hutan untuk lahan pertanian dan perkebunan. Perlu ketegasan dalam menegakkan peraturan perundang-undangan.
  5. Potensi ancaman radikalisme dan terorisme di Indonesia perlu ditangani secara tepat agar tidak menimbulka keresahan dan perpecahan umat Islam.
  6. Kami menolak dengan tegas paham Islam Liberal yang di sebarluarkan oleh oknum-oknum cendikiawan Islam, tokoh organisasi Islam dan tokoh partai Islam, apalagi yang bekerja sama dengan pihak asing. Paham dan ajaran yang mereka sebar luaskan telah bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadist dan bermaksud memecah belah umat Islam dan memudarkan aqidah umat Islam.
  7. Pengenalan istilah Islam Nusantara perlu dicermati secara hati-hati. Saya tidak sepaham dengan istilah Islam Nusantara. Kontraversi yang ada menunjukkan konsep ini belum matang, sehingga justru berpotensi menimbulkan perpecahan umat Islam dan berpotensi disusupi oleh Islam Liberal maupun musuh-musuh Islam lainnya.
  8. Marilah kita perhatikan kembali Firma Allah dan Hadist Nabi berikut:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul(Nya) dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya) jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”. [An-Nisa’ : 59]

اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: تَـرَكْتُ فِـيْكُمْ اَمـْرَيـْنِ لَنْ تَضِلُّـوْا مَا تَـمَسَّكْـتُمْ بِـهِمَا: كِـتَابَ اللهِ وَ سُنَّـةَ رَسُوْلـــِهِ. مالك

Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah bersabda : “Aku telah meninggalkan pada kamu sekalian dua perkara yang kamu tidak akan sesat selama kamu berpegang teguh kepada keduaya, yaitu : Kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya”. [HR. Malik]

Akhirnya Saya kembali mengingatkan kepada seluruh umat Islam, Ulama dan Umaro’, para cendikiawan Islam, Pimpinan organisasi Islam dan Pimpinan Partai Islam, untuk bersama-sama membina umat, menciptakan kedamaian dan ketenangan umat, serta tidak lupa dengan sejarah umat terdahulu yang telah dibinasakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, seperti bunyi Qur’an surat Al-Isra’:16 di atas.

Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tanjung Morawa, 06 Desember 2015
Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis,

Syekh H. Ghazali An Naqsyabandi
Guru Mursyid.